Monday, June 2, 2014

TPA Bappenas Part 1

Salah satu syarat pendaftaran S2 UGM adalah melampirkan skor PAPs UGM atau TPA Bappenas. Untuk ikut tes PAPs UGM ini, biayanya adalah (kalau nggak salah) Rp. 175.000. Tapi karena tes PAPs UGM nggak terjangkau oleh saya dari segi jarak dan waktu (tesnya di hari kerja dan pastinya saya butuh lebih dari satu hari kerja untuk ke Jogja *tesnya di Jogja btw*), akhirnya saya mengikuti TPA Bappenas di Jakarta, walaupun dari segi biaya lebih mahal (Rp. 325.000), tapi kalau memperhitungkan waktu dan energi, rasanya pilihan ini lebih baik. Jadilah saya mendaftarkan diri untuk TPA pada tanggal 25 Mei.

Oh ya, langkah-langkah pedaftarannya kayak gini:

  1. Buka website UPP TPA dan lihat jadwal yang memungkinkan untuk diikuti. Kalau belum ada bisa kontak via telepon untuk menanyakan. Anyway, teleponnya sering banget sibuk, tapi saya pernah menghubungi via e-mail, dan cukup responsif. Jadi kalau nggak bisa via telepon, via e-mail upptpa@yahoo.com pun bisa.
  2. Unduh formulir pendaftaran di sini. Isi formulir tersebut.
  3. Bayar biaya tes sebesar IDR 325.000 ke rekening BNI yang tercantum di formulir.
  4. E-mail atau fax formulir pendaftaran, bukti transfer, dan identitas diri ke email yang sudah dicantumkan.
  5. Setelah itu akan ada konfirmasi dari UUO UPP TPA.
Tes dilaksanakan di Bappenas, Jalan Taman Suropati 2, Jakarta. Ada dua sesi, sesi pagi (jam 08.00) dan siang (jam 13.00). Sebelum hari-H saya mencari alternatif kendaraan umum yang lewat di depan Bappenas dengan bertanya pada rekan yang kira-kira ngerti. Akhirnya pada hari-H, saya naik KRL sampai Stasiun Cikini, lalu naik Kopaja 20, jurusan Pasar Senen-Lebak Bulus. Turun di lampu merah persimpangan Rasuna Said-Imam Bonjol, lalu jalan kaki sekitar 500 meter kalau kata Mbah Google.

[SPAM] Hari itu hari Minggu, jalan kaki dari lampu merah ke Bappenas terasa sangat menyenangkan karena masih pagi, cerah tapi adem, dan suasana menyenangkan (saya ikut tes yang jam 8 pagi), banyak orang bersepeda dan olahraga pagi. Langkah saya terasa ringan sekali, dan rasanya jadi siap untuk menghadapi tes.
Sampai di Bappenas, para peserta diarahkan ke ruang serbaguna. Waktu saya tes, ada dua ruang serbaguna yang dipakai. Diawali dengan registrasi peserta dengan menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan yang belum disubmit pada waktu pendaftaran (anyway, dokumen yang diperlukan antara lain: fotocopy KTP, bukti transfer pembayaran TPA, fotocopy ijazah, foto 3x4 sebanyak 2 lembar), lalu dibagikan snack (yeay!) dan masuk ke dalam ruangan.
Ruangannya besar. Meja bagus, mumpuni, dan luas (bukan meja seperti meja bimbel yang gabung sama kursi). Tapi menurut saya lightingnya kurang oke, bikin mata agak cepet capek.

To be continued to part 2

0 comments :